7 Langkah Sukses Agar Anak-anak Senang Berkunjung Ke Perpustakaan

   Penggambaran, Potret, Bayi, Wajah

Perkenalkan anak dengan perpustakaan. 

Mempunyai anak-anak yang suka membaca sejak dini menjadi suatu kebanggaan bagi orangtua. Anak-anak yang penuh dengan keingintahuan akan semakin cerdas dan luas pengetahuannya jika bisa kita ajak berkunjung ke perpustakaan.

Ruang baca untuk anak biasanya sudah disediakan oleh pihak Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah. Buku-buku yang disediakan khusus anak juga beragam.


Kendala terbesar tidak mau berkunjung ke perpustakaan. 

Namun kendala bagi orangtua adalah zaman milenial yang serba digital.  Anak akan lebih suka dengan film,  game dan media sosial.  Anak-anak betah berlama-lama dengan gadget daripada dengan buku. Bahkan lebih parah jika si anak kecanduan dengan gadget. Anak-anak akan marah dan emosi jika gadget diambil oleh orangtua.

Buku layaknya hantu yang menakutkan. Buku seperti barang yang menyebalkan.  Sebagian besar anak-anak akan tertekan jika di suruh membaca diluar jam sekolah. Dalam pikiran mereka belajar atau membaca buku hanya pada waktu jam sekolah. Diluar itu ya waktunya bermain dan berlibur.


Solusi agar anak suka berkunjung ke perpustakaan. 

Salah satu solusi agar anak senang dengan buku adalah mengajak mereka berkunjung ke perpustakaan. Namun apakah anak-anak akan suka jika diajak ke perpustakaan?  Diperlukan langkah-langkah yang tepat dan jitu agar anak suka bahkan keranjingan berkunjung ke perpustakaan.


Langkah, Tangga, Pendakian


Berikut 7 langkah sukses agar anak suka membaca di perpustakaan :


1. Tanamkan ke pikiran bawah sadar mereka bahwa perpustakaan adalah tempat yang menyenangkan.

Misalnya mengajak mereka dengan berkata "Ayo anak-anak kita berwisata ke perpustakaan". Kata wisata menurut imajinasi anak adalah sesuatu yang menyenangkan. Sehingga mereka akan bersemangat dan gembira bahkan tidak sabar untuk segera berangkat ke perpustakaan.


2. Dampingi dan bebaskan anak memilih buku yang disukai.  

Anak yang baru pertama kali ke perpustakaan biasanya akan canggung. Beri penjelasan singkat tentang tata tertib selama di perpustakaan.


3. Bacakan apabila hal ini diperlukan.

Karena anak akan lebih fokus jika kita bacakan dan berikan penjelasan singkat tentang isi bacaan.


4. Daftarkan anak menjadi anggota perpustakaan.

Mempunyai kartu identitas anggota akan menjadi kebanggaan tersendiri bagi si anak.


5. Suruh anak memilih 1 atau 2 buku untuk dipinjam.

Dengan meminjam buku bisa kita jadikan alasan untuk anak-anak diajak kembali ke perpustakaan.  Lama pinjaman biasanya satu minggu,  tetapi jika 3 atau 5 hari sudah selesai dibaca sebaiknya dikembalikan. Dan jangan lupa untuk meminjam buku lagi.


6. Jika anak mulai jenuh sewaktu membaca di perpustakaan, tawarkan kepada anak untuk menggunakan komputer perpustakaan.

Biarkan anak bermain game atau melihat youtube. Dikantor perpustakaan biasanya disediakan beberapa perangkat komputer untuk digunakan semua anggota perpustakaan.


7. Dan langkah yang terakhir dan paling penting adalah doa. 

Doakan mereka menjadi anak yang baik,  cerdas dan sholeh. Hal inilah yang menjadi senjata ampuh bagi orangtua.

Ayah dan bunda juga harus sabar selama menunggu anak-anak di perpustakaan.
Semoga berhasil dan sukses.


     

Subscribe to receive free email updates:

29 Responses to "7 Langkah Sukses Agar Anak-anak Senang Berkunjung Ke Perpustakaan"

  1. Iya nih, minat baca anak-anak di Indonesia sangat rendah sekali. Ini pengalaman sendiri saat melihat anak-anak keperpustakaan itu karena hanya ada fill trip dari sekolah itu pun hanya sekedar keliling-keliling tanpa dijelaskan apa itu fungsi perpustakaan (dari petugas perpustakaannya).

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya benar. Harus ada dukungan dari pihak orangtua, sekolah dan petugas perpustakaan

      Delete
  2. Di beberapa perpustakaan yang saya kunjungi, ada beberapa yang menyediakan both khusu anak. Ada sarana bermainnya juga sehingga ngajak anak ke perpustakaan lebih mudah

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bagus itu. Seharusnya semua perpustakaan daerah punya ruang baca anak

      Delete
  3. Asalkan ada niat dan contoh dari orang tua,sang anak pasti seneng ke perpustakaan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya benar. Kalau orang tua tidak peduli ya sulit anak suka membaca. apalagi tidak dikenalkan perpustakaan

      Delete
  4. Anak saya usia 2,5 tahun, kenal perpustakaan dari tayangan upin-ipin, hehe. Pertama kali saya ajak ke perpustakaan ke perpus di tempat kerja Abinya. Alhamdulillah anaknya excited banget.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah luar biasa. Senang ya anak suka baca di perpustakaan

      Delete
  5. Kebetulan mungkin karena masih balita, anak saya sangat excited kalau diajak ke perpustakaan. Gak tahu nanti kalau udah gedean, hehe. Sekarang dia suka banget ngambilin buku-buku yang bisa dibaca ala dia hehe

    ReplyDelete
  6. Wah... Masih balita tapi suka bgt ke perpustakaan itu luar biasa. Yang penting dia nyaman dulu

    ReplyDelete
  7. Paradigma yang hebat nih. Berwisata ke pustaka .Hehe
    Alhamdulillah pustaka sekarang enak dipandang tampilannya. Jadi bisa menjadi daya tarik untuk pengunjung

    ReplyDelete
  8. Wisata pustaka. Mungkin bisa disediakan mainan edukatif kali ya ? Untuk ayah nya ada coffee corner. Wah tambah mantap

    ReplyDelete
  9. Di Bandung ada Perpustakaan Daerah yang gedungnya keren, 4 lantai kalau ga salah. Di lantai 1 ada area Perpustakaan Anak, bagus tata interiornya. Ada tempat main, trus rak-rak bukunya rendah, ruangannya berkarpet dan ada bantal-bantal. Anak-anak bisa goleran sambil baca buku. Engga tahu ya kalau nanti SMP. Mereka ke perpus biasanya kalau ad tugas dari guru...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mantap Bandung punya perpustakaan yang nyaman. Anak-anak kalau saya ajak ke perpustakaan malah sering langsung menuju meja komputer untuk main game. Ya.. Nggak apa-apa, yang penting berinteraksi dengan perpustakaan

      Delete
  10. Perpustakaan merupakan pilihan terbaik di era minimalis begini. Nggak perlu membeli buku tapi tetap bisa membaca. Ide membuat kartu atas nama anak oke juga nih, sekalian mengajarkan mereka makna tanggung jawab

    ReplyDelete
    Replies
    1. Benar, Literasi di sana lengkap sekali. Anak juga senang dan bangla kalau punya kartu anggota sendiri

      Delete
  11. Di kota saya perpusanya ada ruangan khusus untuk buku2 esiklopedia anak. Dan memang membawa anak ke perpus itu tantangan juga, takutnya jadi rame dan rewel karna pengen cepet pulang.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya kemaren anak bungsu saya umur 4 th ikut ke perpus sama kakaknya. Baru 30 menit rewel minta pulang. Hehehe

      Delete
  12. Langkah terakhir itu memang magic sih, doa bisa mengubah apa pun atas kuasa Tuhan :) Tips-tipsnya nanti mau aku praktekkan ke keponakan yang akhirnya gak suka main gawai dan lebih suka dengan buku cerita yang kuberikan. Siapa tau diajak ke perpus tambah betah karena banyak buku yang bisa dipilih :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Langkah itu yang saya praktekkan kepada anak2. Alhamdulillah malah anak2 yang sering ngajak ke perpus sekarang

      Delete
  13. Anakku, Aria yang usianya 8tahun, sejak kecil memang sudah dikenalkan dengan perpustakaan. Bahkan, saat TK besar (TK B), Aria sudah minat mendaftar jadi anggota perpustakaan daerah di kota Salatiga.

    Meski saat ini dia belum rutin meminjam buku, tetapi paling tidak, kecintaan dia kepada perpustakaan sudah ada.

    ReplyDelete
  14. Mantap benar tipsnya. Terimakasih ya. Kalau di Malang, perpustakaan daerahnya sudah komplit koleksinya dan ada ruang bermain, sehingga menarik pengunjung anak-anak.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terimakasih kembali. Wah malang memang mantap. Fasilitas sudah okey

      Delete
  15. Anak kedua saya yang paling suka baca. Senang bukan main kalau diajak ke perpusnas

    ReplyDelete
    Replies
    1. Perlu didukung terus itu. Jangan pernah bosan mengantar ke perpus

      Delete
  16. Nah yang repot itu kalau orangtuanya juga enggan utk berkunjung ke perpustakaan.... karena saya juga merasa dibegitukan ortu... ayo ke perpus.. tapi ga ada yang nemenin

    ReplyDelete
  17. Terimakasih tipsnya kak, tapi untuk berkunjung keperpustakaan tidak semua orang tua memiliki waktu luang mungkin dengan memberikan buku pelajaran atau buku cerita yg menarik bisa jadi alternatifnya

    ReplyDelete
  18. Menurut hemat saya, salah satu cara agar anak gemar membaca buku adalah menunjukkan pada mereka aktivitas kita membaca buku, karena katanya anak adalah peniru ulung. Setelah muncul keinginan mereka untuk baca buku, baru diajak ke perpustakaan

    ReplyDelete