Dampak Anak Sering Nonton Film Action dan Solusinya

Dalam proses editing

Film action itu LAKI BANGET ? 

Anak-anak terutama laki-laki suka sekali dengan film atau adegan action. Film action produksi dalam negeri bahkan film luar negeri menjadi rating yang tinggi. Apalagi sekarang dengan mudah seorang anak memilih film action yang dia suka lewat youtube.

Menurut psikolog,  anak yang berumur dibawah 12 tahun belum bisa membedakan mana yang nyata dan ilusi. Film action anak-anak sebagian besar adalah sebuah ilusi. 

Dampak negatif film action. 

Film action banyak membawa dampak yang negatif bagi anak. Berikut ada 5 macam akibat anak sering nonton film action : 
1. Anak akan meniru. 
Hal ini bisa sangat berbahaya. Apabila adegan kekerasan yang ditiru anak bisa melukai diri sendiri atau teman sekolah atau teman bermainnya. 
2. Mudah marah. 
Karakter pelaku film action kebanyakan adalah orang yang pemarah dan temperamen. 
3. Berkurangnya rasa empati. 
Alur cerita film action cara penyelesaian konflik adalah dengan berduel. Rasa empati anak sedikit demi sedikit akan berkurang bahkan bisa hilang. 
4. Penakut. 
Adegan yang penuh dengan kekerasaan dan tokoh antagonis yang kejam dan bengis bisa membuat anak jadi takut. 
5. Cemas. 
Istilah "lakon kalah dulu dan menang kemudian" sering membuat anak was-was.

Baca Artikel Lain Klik Disini

Bagaimana solusinya donk....? 

Kalau anak sudah terlanjur senang dengan film action. Orang tua harus berbuat bijaksana. Kalau anak langsung dilarang tidak boleh melihat film action tersebut, ditakutkan anak akan sembunyi-sembunyi melihatnya. Berikut langkah-langkah yang bisa dipraktekkan orang tua :

Langkah pertama yang bisa dilakukan orang tua adalah instal aplikasi YouTube kids di playstore. Aplikasi ini bisa diatur sesuai dengan umur anak. Sewaktu pendaftaran di YouTube kids akan ada isian umur anak. 

Langkah kedua adalah orang tua melakukan riset tentang film. Apakah film action tersebut membahayakan anak-anak atau tidak. Berikut kategori rating yang bisa dijadikan acuan orang tua menurut MPAA (Motion Pictures Associations of America) :
1. G (General Audiences
Boleh ditonton semua umur. 
2. PG (Parental Guidance Suggested
Beberapa materi tidak boleh ditonton oleh anak-anak. 
3. PG-13 (Parents Strongly Cautioned
Beberapa materi tidak boleh ditonton oleh anak dibawah umur 13 tahun. 
4. R (Restricted
Anak-anak berusia dibawah umur 17 tahun yang menonton film ini harus  ditemani orang tua atau mendapat pengarahan dari orang dewasa. 
5. NC-17
Film ini tidak  boleh ditonton oleh anak umur 17 tahun dan 17 tahun kebawah. 

Langkah ketiga adalah orang tua bisa memilihkan film yang bagus atau sesuai dengan kriteria dan umur anak. Film-film tentang perjuangan Nabi dengan para sahabat. Juga kisah pertempuran heroik dalam membela kebenaran. Tokoh pahlawan yang gagah berani tersebut bisa  jadi akan diidolakan oleh anak.

Langkah keempat dengan mendaftarkan anak bergabung di perkumpulan pencak silat atau taekwondo bahkan tinju. Dengan menfasilitasi anak ikut kegiatan yang lebih bermanfaat. Keinginan untuk melihat film atau youtube bisa berkurang. 

Bisa jadi bakat dan minat anak di olah raga pencak silat atau taekwondo. Tetap dukung dan beri semangat apapun itu dengan catatan hal tersebut memang positif. 

Comment and share ya....

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Dampak Anak Sering Nonton Film Action dan Solusinya"

Post a Comment